
Presiden Prabowo Tiba Di Tanah Air Usai Bertemu Putin Di Rusia
Presiden Prabowo Tiba Presiden kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja di Vladivostok, Rusia. Kepulangan tersebut berlangsung pada Jumat, 4 September 2026, dini hari.
Pesawat yang membawa Presiden Prabowo dan rombongan mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 03.00 WIB. Sebelumnya, Prabowo menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 sebagai tamu kehormatan utama.
Selain menghadiri forum ekonomi tersebut, Prabowo juga melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan itu menjadi salah satu agenda penting dalam memperkuat hubungan Indonesia dan Rusia.
Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pada Jumat dini hari. Kedatangan tersebut menandai berakhirnya rangkaian lawatan Presiden ke Vladivostok, Rusia.
Pesawat kepresidenan yang membawa Prabowo dan rombongan mendarat sekitar pukul 03.00 WIB. Setelah itu, sejumlah pejabat negara menyambut Presiden di bawah tangga pesawat.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi turut menyambut kedatangan Presiden. Selain itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga hadir.
Dengan demikian, kepulangan tersebut berlangsung setelah seluruh agenda utama di Vladivostok di selesaikan. Sebelumnya, Prabowo berangkat ke Rusia untuk memenuhi undangan Presiden Vladimir Putin.
Kunjungan itu sekaligus memperlihatkan perhatian Indonesia terhadap hubungan bilateral dengan Rusia. Karena itu, agenda Presiden tidak hanya berfokus pada pertemuan politik.
Prabowo juga membawa agenda ekonomi dan kerja sama internasional dalam kunjungan tersebut. Selanjutnya, pemerintah di harapkan menindaklanjuti sejumlah pembahasan yang telah di lakukan selama lawatan.
Presiden Prabowo Tiba kepulangan Presiden menjadi perhatian karena kunjungan tersebut berlangsung dalam momentum penting bagi hubungan Indonesia-Rusia. Terlebih lagi, Prabowo mendapat posisi khusus dalam agenda EEF ke-11.
Bertemu Vladimir Putin Bahas Hubungan Strategis
Bertemu Vladimir Putin Bahas Hubungan Strategis salah satu agenda utama Prabowo di Vladivostok adalah pertemuan bilateral dengan Presiden Vladimir Putin. Pertemuan tersebut berlangsung pada Kamis, 3 September 2026.
Pertemuan di gelar di sela-sela Eastern Economic Forum ke-11. Selain itu, agenda tersebut berlangsung dalam format working lunch yang mempertemukan kedua pemimpin.
Dalam kesempatan itu, Putin menilai hubungan Rusia dan Indonesia memiliki karakter strategis. Menurut Putin, intensitas komunikasi langsung kedua pemimpin mencerminkan semakin kuatnya hubungan tersebut.
Sementara itu, Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap sambutan pemerintah Rusia selama kunjungannya. Ia juga menegaskan pentingnya hubungan yang saling menguntungkan bagi kedua negara.
Pembicaraan bilateral tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kerja sama Indonesia dan Rusia. Karena itu, isu ekonomi, perdagangan, investasi, serta konektivitas menjadi perhatian dalam hubungan kedua negara.
Selain hubungan bilateral, Prabowo juga menyampaikan pandangan mengenai potensi kerja sama dengan kawasan Eurasia. Dengan demikian, kunjungan tersebut memiliki dimensi ekonomi yang cukup luas.
Pertemuan Prabowo dan Putin sekaligus menunjukkan perhatian kedua negara terhadap peluang kerja sama baru. Oleh sebab itu, komunikasi tingkat tinggi di harapkan terus berlanjut setelah kunjungan berakhir.
Presiden Prabowo Sampaikan Gagasan Kerja Sama Ekonomi
Presiden Prabowo Sampaikan Gagasan Kerja Sama Ekonomi selain bertemu Putin, Presiden Prabowo menjadi tamu kehormatan utama dalam Eastern Economic Forum ke-11. Forum tersebut berlangsung di Far Eastern Federal University, Vladivostok.
EEF mempertemukan pejabat pemerintah, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan ekonomi dari berbagai negara. Karena itu, forum tersebut menjadi ruang strategis untuk membahas peluang investasi dan perdagangan.
Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan pandangan Indonesia mengenai kerja sama dengan Rusia dan kawasan Eurasia. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat konektivitas melalui kawasan Pasifik.
Menurut Prabowo, Samudra Pasifik seharusnya menjadi penghubung antarperekonomian. Dengan demikian, kawasan tersebut dapat di manfaatkan untuk memperluas hubungan perdagangan dan investasi.
Pemerintah Indonesia juga melihat peluang kerja sama dalam sejumlah sektor strategis. Selanjutnya, pembahasan tersebut dapat menjadi dasar bagi penguatan hubungan ekonomi kedua negara.
Kunjungan ke Vladivostok akhirnya di tutup dengan kepulangan Prabowo bersama rombongan menuju Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto turut mendampingi Presiden dalam perjalanan tersebut.
Selain Airlangga, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga ikut dalam rombongan. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turut mendampingi.
Dengan berakhirnya kunjungan tersebut, pemerintah kini memiliki sejumlah agenda lanjutan. Terutama, tindak lanjut kerja sama ekonomi dan konektivitas yang di bahas selama berada di Rusia Presiden Prabowo Tiba.